Rambut tubuh secara kolektif disebut sebagai bulu tubuh. Bulu tubuh tersusun dari lapisan sisik protein yang bertumpuk, dan beberapa makhluk akan mengganti bulu tubuhnya sesuai musim. Termasuk rambut kepala, rambut alis, rambut hidung, rambut ketiak, dan lain-lain, masing-masing memiliki efek uniknya sendiri pada tubuh.
Makhluk hidup memiliki bulu tubuh yang berbeda. Bahkan jika organismenya sama, warna dan laju pertumbuhan bulu tubuh pun berbeda. Bulu tubuh beberapa makhluk hidup memiliki fungsi yang berbeda, seperti menjaga kehangatan, deteksi, perabaan yang tersembunyi, dan kamuflase.
Namun kini banyak orang merasa kurang percaya diri dengan kecantikan mereka, dan mereka akan mencabut rambut yang berlebihan. Tetapi jika Anda mencabut rambut dalam waktu lama, hal itu juga dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh.
Apakah penghilangan bulu dengan laser dioda memengaruhi tubuh? Kami akan memberikan jawabannya hari ini.
Banyak orang, terutama teman-teman perempuan dalam kehidupan sehari-hari, sering mencukur bulu tubuh mereka dengan alasan estetika. Padahal, kita bisa melihat bahwa bulu tubuh di bagian mana pun memiliki efek perlindungan pada tubuh manusia, dan dapat membantu menjaga suhu tubuh. Oleh karena itu, hilangnya efek perlindungan tersebut akan berdampak pada kulit sampai batas tertentu.
Namun, dampak ini tidak terlalu besar, karena bulu tubuh memiliki efek perlindungan yang kuat, tetapi perlindungan dari bulu tubuh saat ini tidak terlalu menonjol, dan juga tidak terlalu terlihat.
Bulu tubuh memiliki efek pelepasan panas dan menjaga suhu, tetapi efeknya tidak terlalu menonjol, karena peran utama pelepasan panas dan menjaga suhu tubuh adalah pori-pori. Jika pori-pori tidak tersumbat, tanpa bulu tubuh, kulit tetap dapat melakukan pelepasan panas dan sekresi secara normal.
Beberapa orang memang secara alami memiliki bulu ketiak yang tipis atau jarang, dan tidak ada efek samping yang jelas. Selain itu, beberapa orang mengalami bau ketiak. Bahkan, bulu ketiak bisa dikerok.
Sebagian orang mencabut rambut tubuh secara langsung, yang akan merangsang pori-pori dan rentan terhadap infeksi folikel rambut. Hal ini juga akan menyebabkan efek negatif pada kulit. Perhatikan metode yang sesuai untuk Anda. Tentu saja, tidak disarankan bagi semua orang untuk sering merangsang pori-pori.
Beberapa bulu tubuh tidak boleh dicabut, seperti bulu mata, alis, bulu hidung, dan lain-lain. Tidak disarankan untuk mencabutnya, dan juga tidak disarankan untuk mencukurnya. Sebaiknya dipangkas dengan tepat. Hal ini dapat menghindari kerusakan pada pori-pori dan membuat penampilan Anda semakin baik.
Apakah keringat yang diklaim "lebih banyak dan lebih kental" itu benar?
Penghilangan bulu dengan laser dioda tidak akan membuat bulu tubuh semakin tebal, itu hanyalah ilusi kita. Ketebalan bulu tubuh terutama ditentukan oleh tiga aspek: pertama adalah volume bulu tubuh, kedua adalah hormon, dan ketiga adalah nutrisi.
Di antara faktor-faktor tersebut, volume rambut dikendalikan oleh gen, sedangkan hormon dan nutrisi ditentukan oleh kondisi fisik manusia, sehingga rambut tubuh tidak akan tumbuh semakin tebal.
Namun, kita tidak bisa sering-sering mengikisnya. Jika kita sering mengikisnya, hal itu dapat menyebabkan folikulitis dan menyebabkan pigmentasi. Sementara itu, metode penghilangan bulu dengan laser dapat digunakan.
Apa itu penghilangan bulu dengan laser dioda?
Penghilangan bulu dengan laser dioda didasarkan pada prinsip termodinamika optik selektif. Dengan penyesuaian yang tepat terhadap pulsa energi panjang gelombang laser, laser dapat menembus permukaan kulit hingga mencapai folikel rambut. Akibatnya, bulu akan rontok tanpa merusak jaringan di sekitarnya dan hanya menimbulkan sedikit rasa sakit. Penghilangan bulu dengan laser dioda adalah teknologi penghilangan bulu yang paling aman dan tercepat. Metode umum penghilangan bulu dengan laser dioda meliputi penghilangan bulu dengan laser dioda semikonduktor.
Waktu posting: 18 November 2022


